Kajian


30 Maret 2009

Studi Kasus Sarana Air Minum Berbasis Masyarakat di Cianjur, Jawa Barat

Studi Kasus Sarana Air Minum Berbasis Masyarakat di Cianjur, Jawa Barat merupakan program kerjasama  ESP, PDAM Cianjur dan Politeknik Negeri Bandung untuk membantu warga Kampung Tanjakan Kulon, Desa Padaluyu, Cianjur dalam membangun sarana air minum bersih yang lebih dekat dengan pemukiman penduduk.
 


30 Maret 2009

Studi Kasus Sarana Sanitasi di Malang, Jawa Timur

Studi Kasus Sarana Sanitasi di Malang, Jawa Timur merupakan program kerjasama  ESP, Pemerintah Kabupaten Malang dan warga Desa Curung Rejo bersama-sama meningkatkan kondisi sanitasi desa sistem pengolahan air limbah berbasis masyarakat.
 


30 Maret 2009

Studi Kasus Sambungan Air Bersih untuk Masyarakat Miskin

Masyarakat Sunggal yang tinggal di pinggir Sungai Belawan di Kota Medan lebih dari dua dekade ini tidak punya akses terhadap air bersih perpipaan. Selama ini air bersih didapat dari dua sumur milik warga. Terbatasnya sumber air bersih memaksa mereka menggunakan air sungai yang tercemar.

Hasil dari studi ini yaitu terbangunnya tiga unit sambungan air umum yang dapat menjangkau 220 keluarga di Sunggal.
 


30 Maret 2009

Studi Kasus Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Studi Kasus Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat merupakan proyek  ESP di Mekarjaya yang bertujuan memberdayakan masyarakat untuk membangun sarana sanitasi dan air bersih komunal.
 
Hasil dari proyek ini yaitu adanya pembangunan jamban umum yang dilengkapi dengan tangki septik dimulai Mei 2007 dan diperkirakan selesai akhir tahun 2007.


19 Februari 2009

Dampak Ekonomi Sanitasi di Indonesia

Studi ini merupakan studi pertama di Indonesia yang mengumpuolkan bukti ekonomi mengenai dampak dari sanitasi dan higiene yang buruk. Hasilnya menunjukkan bahwa sanitasi dan higiene yang buruk menimbulkan biaya finansial dan ekonomi yang signifikan, dengan implikasi utama terhadap pembangunan sosio-ekonomi di Indonesia dan tercapainya tujuan pembangunan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Studi tersebut menekankan hubungan antara sanitasi yang lebih baik dan beberapa sasaran MDG lainnya, termasuk kemiskinan, pengurangan kelaparan, kesetaraan gender, kesehatan anak, akses terhadap air minum yang aman, dan kualitas hidup penghuni daerah kumuh.
 
Studi ini menunjukkan bahwa sanitasi buruk mempengaruhi semua orang, terutama mereka yang miskin dan rentan, termasuk anak, perempuan , penyandang cacat dan penduduk usia lanjut. Dengan demikian, sanitasi harus mendapatkan perhatian lebih besar dari semua tingkat pemerintahan Indonesia, dan dari mitra pembangunan, sektor swasta dan rumah tangga. Pembuat keputusan harus bertindak sekarang, dan dengan perhatian penuh, untuk merangsang kebutuhan terhadap sanitasi dan praktik higiene yang lebih baik, dan pada saat yang bersamaan meningkatkan kesempatan bagi rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Daftar Isi:

Tinjauan Singkat
Pengantar
Singkatan Istilah
Apresiasi
Daftar Isi

1. Pendahuluan

2. Metoda
2.1 Pendekatan Studi
2.2 Lingkup Sanitasi
2.3 Dampak Terevaluasi
2.4 Mitigasi Dampak

3. Hasil
3.1 Ringkasan Dampak Ekonomi dari Sanitasi Buruk
3.2 Dampak Kesehatan
3.3 Dampak Sumberdaya Air
3.4 Lingkungan Hidup
3.5 Dampak Kesejahteraan lainnya
3.6 Dampak Pariwisata
3.7 Pasar Sanitasi

4. Rekomendasi

Lampiran
 


25 November 2008

Sharing Experiences: Sustainable Sanitation in South East Asia and The Pacific

This book is a collection of case studies on sanitation and hygiene initiatives in South East Asia and the Pacific. It aims to contribute to a growing community of practice.

Contents:

Foreword

Introduction

The Case Studies

1. Indonesia: “Shifting the focus for sanitation in the Second Water and Sanitation for Low Income Communities Project” (Nina Shatifan, WSLIC 2 Project)

2. Vietnam: “The sum is greater than the parts: An investigation of Plan in Vietnam’s double-vault composting latrine program in northern Vietnam” (Ben Cole, Environmental Health Consultant; Pham Duc Phuc, National Institute of Hygiene  and Epidemiology; and John Collett, Plan in Vietnam)

3. Vanuatu: “Putting community development principles into practice: A case study of a rural water, sanitation and hygiene project in Vanuatu” (Gabrielle Halcrow and John Donnelly, World Vision Australia)

4. Vietnam: “To their credit: How three Mekong Delta towns have used revolving funds to increase coverage of septic tanks” (Le Thi Hao, Penny Dutton and Geoff Bridger, 3DT WSS Project)

5. FIJI: “The Sanitation Park Project: A regional initiative to increase participatory approaches in the sanitation sector” (Rhonda Bower, SOPAC; Dr. Leonie Crennan, Institute for Unsertain Futures; and Kamal Khatri, SOPAC)

6. Timor Leste: “A journey from subsidy to Community Led Total Sanitation: The experience of WaterAid Australia and Plan in Timor Leste” (Dinesh Bajracharya, waterAid Australia)

7. Papua New Guinea: “A Toilet Paper: Reflections on ATprojects school sanitation in Papua New Guinea” (Steve Layton, ATprojects)

8. Indonesia: “Sustainable Sanitation: A new paradigm in Aceh, Indonesia” (RS Arun Kumar, World Toilet Organization)

9. Tonga, Vanuatu, Tuvalu and Kribati: “Training in Eco-sanitation for communities in Pacific Island Countries” (Dr. Leonie Crennan, Institute for Uncertain Futures)
 

Pustaka ini tersedia di ISSDP (Indonesia Sanitation Sector Development Program),
Jl. Cianjur No.4 Menteng, Jakarta 10310. Telp. 021-31903909

 


24 November 2008

Studi Kasus: Sambungan Air Bersih untuk Masyarakat Miskin

Perpustakaan ESP (Environmental Services Program), Ratu Plaza Office Building 17th floor, Jl. Jendral Sudirman Jakarta Selatan, Telp: 021-7209594 (Biyan).


24 November 2008

Studi Kasus: Rencana Strategis Sanitasi Kota Surabaya, Jawa Timur

Salah satu program ESP di Jawa Timur adalah membantu Pemerintah Kota Surabaya menyusun Rencana Strategis Sanitasi kota Surabaya

 Perpustakaan ESP (Environmental Services Program), Ratu Plaza Office Building 17th floor, Jl. Jendral Sudirman Jakarta Selatan, Telp: 021-7209594 (Biyan).

 


24 November 2008

Studi Kasus: Sarana Sanitasi di Malang, Jawa Timur

ESP, pemerintah Kabupaten Malang dan warga Desa Curung Rejo bersama-sama meningkatkan kondisi sanitasi desa sistem pengolahan air limbah berbasis masyarakat.


24 November 2008

Studi Kasus: Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di D.I. Yogyakarta

ESP memperkenalkan metode pengelolaan sampah mandiri kepada warga di lima pemukiman di Jawa Tengah

Perpustakaan ESP (Environmental Services Program), Ratu Plaza Office Building 17th floor, Jl. Jendral Sudirman Jakarta Selatan, Telp: 021-7209594 (Biyan).