Newsletter

Berani Mag, 4 April 2012, No.07/I, "Mengenal Serangga Tomcat".

Redaksi Berani   2012 548

Majalah Berani kali ini memaparkan pengenalan serangga tomcat yang memiliki nama latin Paederus Sp yang dikenal dengan nama semut rayap, semut semai, kumbang tomcat dan lalat Nairobi . Tomcat ini termasuk ke dalam ordo Co-leoptera (kumbang), sementara semut termasuk ordo Hymenoptera jadi tomcat lebih tepat disebut kumbang. Panjang tomcat sekitar 1 mm sampai dengan 35 mm yang biasa hidup tanaman seperti padi di daerah lembab . Tomcat ini tidak menggigit akan tetapi dia akan mengeluarkan racun bila merasa terancam. Apabila kena kulit, racun ini dapat menimbulkan radang dengan gejala terasa panas, kemerahan dan bengkak.

Selain serangga tomcat, disini dipaparkan pula tentang balon udara panas, wayang beber yang merupakan wayang tertua di Indonesia, program pengenalan kimia untuk anak usia 6-12 tahun dimana anak anak ini bereksperimen secara langsung di arena Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan tema lainnya yang tidak kalah menarik untuk dibaca.

Berani 16-22 April 2012/Tahun VI/No.15, "Balap Kambing".

Redaksi Berani   2012 515

Edisi kali ini, Berani menyajikan balap kambing beserta penggemalanya yang dilaksanakan dalam rangka  Hari Keluarga Dewan Raktay Carnbee/Mt. Pleasant Tobago. Balap kambing pertama kali diselenggarakan tahun 1925 yang hingga saat ini menjadi tradisi di Tobago.

Selain dari arena balap kambing, disajikan pula berita mahasiswa asing belajar budya Indonesia, riwayat singkat Raden Ajeng Kartini, Miriam Makeba, wisata bersama singa langka , mengenal macan dahan, wayang beber, komik pendidikan karakter tentang memelihara kebersihan lingkungan dan tema lainnya yang menarik untuk di baca.

Newsletter AMPL, Juli 2011, "30 Negara Ikut Serta Pameran Indowater 2011"

Kelompok Kerja AMPL   1 Juli 650

Pameran yang diikuti sekitar 400 perusahaan dari 30 Negara ini menampilkan sejumlah teknologi terbaru dibidang air minum. Pameran ini didukung oleh berbagai Kementrian di Indonesia dan sejumlah Negara antara lain Korea Selatan, China, Singapura, Taiwan , Eropa-Amerika dan Belanda. Pameran ini dibuka oleh Ketua BPPSPAM Ir.M.Rachmat Karnadi. MT mewakili sekaligus menyampaikan kata sambutan Menteri Pekerjaan Umum.  Dalam sambutannya Menteri Pekerjaan Umum menyampaikan bahwa air minum merupakan isu penting dan akan menjadi masalah yang serius dalam waktu dekat mengingat jumlah penduduk yang terus meningkat terutama di wilayah perkotaan. Sampai akhir tahun 2009 cakupan air minum di perkotaan baru mencapai 44% sedangkan di perdesaan baru mencapai 11,5%. Adapun sistem perpipaan air limbah di perkotaan baru mencapai sekitar 3%.

Dalam edisi kali ini, selain membahas pameran diketengahkan pula pemantauan pelaksanaan pembangunan perumahan dan permukiman; workshop penyusunan panduan Monev STBM; Workshop penyusunan Modul STBM; Air Bersih, sanitasi dan hygiene masih jadi masalah; kapan Jakarta memiliki “Honmaya” sendiri yang diambil dari Kompas 28 Juli 2011; dan agenda kegiatan AMPL bulan Juli dan Agustus 2011.

 

Berani - 2-8 April 2012/Tahun VI/No.13-"Edukasi Tomcat"

Redaksi Berani   2012 561

Akhir akhir ini tomcat banyak diperbincangkan berbagai kalangan karena racunnya yang dapat menyebabkan sakit pada kulit. Hal ini menjadi salah satu tema di Berani edisi kali ini. 

Selain kampanye tomcat, dibahas pula tentang petisi anak Indonesia yang menyuarakan hak-hak anak akan pendidikan, identitas, dan penghapusan kekerasan terhadap anak; belajar bermain golf; museum bawah air; berkunjung ke istana Wakil Presiden; Challenger Deep di Palung Mariana Samudra Pasifik yang merupakan titik terdalam di bumi; cegah diabetes dan tema lainnya

Newsletter AMPL, November 2011, "Pokja AMPL dan Program Pembangunan yang Berkeadilan"

Kelompok Kerja AMPL   2 Nove 522

Pada edisi kali ini, Newsletter AMPL mengetengahkan tema air minum dan penyehatan lingkungan berbasis masyarakat.  Adapun topik bahasannya meliputi Workshop Pokja AMPL dan program pembangunan yang berkeadilan, disini  Sjofjan Bahar menekankan peranan Pokja AMPL di daerah dalam mengawal Instruksi Presiden No.3 tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang berkeadilan (mencakup program pro rakyat, keadilan untuk semua, pencapaian tujuan pembangunan milenium) dan menjamin keberlanjutan pasca program dan peningkatan akses air minum dan sanitasi layak di daerah, Pokja AMPL di daerah melalui Bappeda untuk memperkuat koordinasii antar AKPD yang akan berkontribusi bagi kenaikan kinerja air minum dan sanitasi di daerah

Selain itu dibahas pula tentang workshop advokasi untuk legislatif dan eksekutif regional II penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas); sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Kota Jayapura; sosialisasi kegiatan AMPL dalam program clean and green urban slum di Jakarta Barat; sarasehan kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sanitasi berbasis masyakarat; pertemuan koordinasi pelaksanaan kebijakan AMPL di daerah; partisipasi Pokja AMPL Nasional dalam Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XIII; lokakarya konsolidasi dan rencana tindak pedoman pelaksanaan STBM; 80% Sungai di Indonesia  rawan erosi dan sedimentasi; agenda kegiatan AMPL selama bulan Oktober dan November 2011; dan publikasi bahan pustaka yang masuk ke perpustakaan.

Newsletter AMPL, Februari 2012, "Menuju MDGs 2015, Dimana Kita Sekarang?"

Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan   2 Febr 741

Salah satu hasil survey nasional tentang rumah tangga yang memiliki akses terhadap sumber air minum dan sarana sanitasi layak yang dilaksanakan oleh BPS pada tahun 2010 menunjukkan bahwa 44,19% proporsi rumah tangga dengan akses terhadap sumber air minum layak. Konsidi ini menurun jika dibandingkan tahun 2009 yaitu 47,71%.  Penyebab penurunan ini antara lain semakin meningkatnya penggunaan air kemasan dan air isi ulang sebagai sumber air minum rumah tangga, belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan penduduk dan laju pertumbuhan perkotaan, minimnya dana operasional dan pemeliharaan sarana dan prasarana air minum untuk masyarakat dan lainnya.
Untuk mencapai target MDGs 2015 yaitu sebesar 68,87% diperlukan penambahan akses air  minum layak bagi 67 juta jiwa penduduk atau sekitar 13 juta jiwa penduduk setiap tahunnya.

Tulisan diatas merupakan salah satu ringkasan dari Newsletter AMPL edisi Februari 2012 yang mengangkat tema tentang MDGs.  Selain MDGs diangkat pula program Water Safety Plan (WSP) yang dilakukan Direktorat Permukiman dan Perumahan Bappenas, Program STBM di Wilayah Pedesaan, Lokakarya penjaringan minat Kabupaten/Kota PPSP 2013, jadwal kegiatan TOT yang dilaksanakan oleh berbagai program, Kisah Kelompok Daur Ulang RW VII Kelurahan Hamadi Jayapura Selatan, dan Laporan lapangan tentang Indonesia Sukses Bawakan Program WiSE di Dubai. Disamping itu ada juga publikasi dari Perpustakaan Sekretariat Pokja AMPL dan Agenda AMPL bulan Maret 2012

Newsletter AMPL, Desember 2011, "100 Desa di Grobogan Dinyatakan Bebas BAB Sembarangan"

Kelompok Kerja AMPL   2 Dese 621

Sejak tahun 2009, Plan Indonesia aktif mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk tidak buang air besar di sembarang tempat melalui program Community-Led Total Sanitation (CLTS) di Kabupaten Grobogan.  Saat ini sebanyak 100 desa di Kabupaten Grobogan  dinyatakan terbebas dari Buang Air Besar di Sembarang Tempat (BABS).

Dalam Newsletter kali ini diangkat pula pemilihan pengurus baru pelaksanaan harian jejaring AMPL periode 2011-2014, kegiatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun di Mandopi Manokwari Timur, Horizontal Learning: Pokja AMPL Dompu Kunjungi Bima untuk Tukar Pengalaman Penyusunan Perda AMPL-BM, Pemantauan Pelaksanaan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Diskusi Pakar II Penyusunan RAPERMEN PU tentang pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan dan pengelolaan drainase, Deklarasi ODF di Kabupaten Sorong, dan publikasi bahan pustaka  serta agenda kegiatan selama bulan November dan Desember 2011.

Newsletter AMPL - Edisi Januari 2012 "WASH UNICEF Anggarkan 1 Miliar"

Kelompok Kerja AMPL   2 Jan 784

Edisi kali ini mengangkat headline  "WASH UNICEF, Anggarakan 1 Miliar".

Di awal tahun 2012 Program WASH UNICEF merencanakan membelanjakan dana sebesar Rp 1 miliar. Dana ini akan dipergunakan di lima elemen program yaitu penguatan kelembagaan, STBM, sanitasi sekolah, kawasan kumuh perkotaan, dan manajemen pengetahuan. Porsi terbesar kegiatan Kuartal 1 (Q1) 2012 dialokasikan pada penanganan kawasan kumuh perkotaan, khususnya di Jakarta Barat, yang rencananya akan menghabiskan Rp 400 juta.

Seluruh kegiatan diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap pencapainya target CPAP 2011-2015 dimana pada Juni 2013, ditargetkan sebanyak 25% tambahan dari rumah tangga miskin di kabupaten/kota dapat memiliki akses berkelanjutan ke layanan (WASH)...

Selain itu juga terdapat berita menarik lainnya seputar kegiatan AMPL lain di bulan Januari 2012, serta publikasi dari Perpustakaan Pokja AMPL.