Publikasi


Pokja AMPL | 01 Desember 2011

Lokakarya Perumusan Renstra Bagi Pokja AMPL: Hotel Jayakarta, Lombok 18-20 Oktober 2010

Lokakarya ini diselenggarakan  untuk regional timur, yaitu untuk Jatim, NTB dan Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman bagian-bagian strategis dari kebijakan nasional pembangunan AMPL berbasis masyarakat sebagai landasan pengembangan kerangka strategi pembangunan AMPL yang berkelanjutan di daerah; memberikan pemahaman konsep dasar dan arti pentingnya perencanaan strategis untuk mengimplementasikan kebijakan pembangunan AMPL di daerah; membekali pengetahuan dan keterampilan menyusun perencanaan dan keterampilan menyusun perencanaan strategis sesuai dengan kaidah dan tahanpannya dan menyepakati langkah-langkah kunci dan kegiatan dalam rangka penyusunan rencana strategis pembangunan AMPL di daerah.

Hasil yang diharapkan dari lokakarya ini adalah: pemahaman dasar mengenai kebijakan dan keterkaitannya dengan perencanaan strategis pembangunan AMPL di daerah; pemahaman dasar mengenai arah dan pola pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku; keterampilan teknis dalam pengembangan rencana strategis pembangunan AMPL daerah dan rencana tindak lanjut dalam operasionalisasi kebijakan khususnya dalam penyusunan rencana strategis AMPL di daerah.

CD ini berisi materi materi yang berhubungan dengan lokakarya dimulai dari materi hari pertama yang terdiri dari alur lokakarya Renstra WSLIC2, CB for post project sustainability (Lombok, 18-20 Oktober 2010), pengantar Renstra visi-misi-nilai AMPL Jayakarta, dan urgensi Pokja AMPL Daerah WSLIC2. Adapun materi di hari kedua yaitu presentasi Renstra AMPL-BM; Renstra  (eksternal, internasl, SWOT, Isu Strategis dan klarifikasi mandat visi, misi, nilai; Renstra AMPL Sumbawa dan Notulensi lokakarya perumusan Renstra AMPL-BM WSLIC2, Lombok.


Kamal Kar | 01 Desember 2011

Understanding CLTS with Kamal Kar

Pelatihan CLTS yang dirintis oleh Kamal Kar dimulai sekitar tahun 2000 di Bangladesh. Pelatihan ini telah menyebar ke berbagai negara, diantaranta adalah India, Kamboja, Indonesia, Nepal, Pakistan, 3-4 negara di Afrika dan Amerika Latin. Program pelatihan sanitasi ini terinspirasi perilaku tidak sehat dan tidak bersih dari masyarakat, dimana masyarakat masih buang air besar sembarangan dan banyaknya masyarakat yang terkena penyakit diare dan penyakit penyakit lainnya yang berhubungan dengan pengadaan air minum/bersih dan sanitasi.  Untuk program CLTS ini mendapat dukunngan dari UNICEF, World Bank, UNDP dan lainnya

Selain penjelasan dan pelatihan yang langsung difasilitasi oleh Kamal Kar, Cd ini berisi pendapat peserta pelatihan yang berhubungan dengan CLTS dilingkungannya, pemetaan tempat tempat buang air besar sembarangan (BABS), fasilitator mengajak peserta pelatihan ke lapangan untuk memperlihatkan bagaimana siklus kotoran dapat kembali termakan dan terminum oleh manusia, dan penjelasan tentang cara pembuatan dan konstruksi jamban yang baik dan benar

Disini diharapkan tumbuhnya kesadaran dari masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, berhenti buang air besar sembarangan dan mengajak masyarakat dari desa desa tetangga untuk memulai mengubah perilakunya.


Prasetijono Widjojo (Pengarah), Endah Murtininsih (etc) | 30 November 2011

Alat Analisa Tepat Guna: Perencanaan dan Penganggaran yang Berpihak Pada Masyarakat Miskin

CD yang merupakan buku Panduan Perencanaan dan Penganggaran (P3B ) yang berpihak pada masyarakat miskin, berisi tentang alat analisis untuk memfasilitasi pemerintah (daerah) dalam membuat dan melaksanakan perencanaan dan penganggaran yang berpihak kepada masyarakat miskin.  
Alat tersebut terdiri dari analisi perencanaan dan penganggaran kualitatif, kartu penilaian MDGs, peta kemiskinan dan analisa alokasi anggaran. 

CD ini diharapkan dapat membantu para pemangku kepentingan untuk memastikan perencanaan yang benar benar berpihak pada masyakarat miskin.


30 November 2011

KPS Infrastruktur

Dalam melaksanakan pembangunan di Indonesia, pemerintah banyak melibatkan pihak swasta baik untuk sarana  dan prasarana transportasi; pembangunan air minum , limbah, persampahan, dan drainase; listrik; dan lainnya.

Kerjasama pemerintah dan swasta ini diatur dalam peraturan peraturan khusus  diantaranya adalah Peraturan Menteri dan Peraturan Presiden, seperti yang tertuang dalam CD ini.

Selain peraturan, CD ini berisi kumpulan majalah KPS (Kemitraan, Prasarana dan Sarana) dari tahun 2008 sampai dengan 2010; panduan umum pelaksanaan KPS;  dan buku PPP 2010-2014


Waspola Facility, Pokja AMPL Provinsi Jawa Tengah | 30 November 2011

Lokakarya Konsolidasi & Sinergi Pembangunan AMPL Jawa Tengah. Semarang, 19-21 Oktober 2010

Kondisi AMPL yang buruk berdampak pada kehidupan sosial (kesehatan, pendidikan dan peran jender ), ekonomi (peningkatan pengeluaran RT dan penurunan potensi pendapatan), lingkungan (kualitas) dan citra Kabupaten dan Kota juga ikut menurun.  Untuk mengatasi dampak buruk tersebut maka kebijakan yang  berkaitan dengan AMPL sangat diperlukan.

Salah satu program yang dijalankan adalah dengan meningkatkan penyediaan air minum dan sanitasi, masyarakat terlibat penuh dalam penanganan program, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain materi presentasi yang berhubungan dengan AMPL dan kebijakannya, CD ini berisi foto rangkaian kegiatan selama lokakarya berlangsung dan hasil diskusi kelompok. 


30 November 2011

Buku Panduan dan Kumpulan Bahan Referensi:Perencanaan dan Penganggaran yang Berpihak Pada Masyarakat Miskin

CD ini berisi softcopy dari 38 judul buku panduan dan kumpulan referensi dengan topik keberpihakan kepada masyarakat miskin.  Beberapa hal yang dibahas diantaranya adalah hasil program analisis tentang kemiskinan di Indonesia dalam beberapa tahun kebelakang, pelayanan publik yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, layanan air bersih dan sanitasi terhadap masyarakat miskin, strategi dan kebijakan yang memihak pada warga miskin, peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik, penanggulangan kemiskinan ,peran media dalam pembangunan dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan .


30 November 2011

SNI-Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil: Daftar Edisi 2009, 78 SNI Penetapan Tahun 2008

Standar konstruksi dan bangunan adalah standar yang disusun dan dirumuskan oleh Departemen Pekerjaan Umum bersama stakeholder.  Ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional menjadi standar nasional Indonesia.

SNI disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan bidang bahan konstruksi bangunan dan rekayasa sipil.


30 November 2011

Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan CWSHP: Bandung 22-24 September 2010

Proyek CWSH mulai dilaksanakan pada tahun 2006 dan direncanakan berakhir pada tahun 2011. Untuk itu diperlukan adanya evaluasi pemantauan inventarisasi pelaksanaan proyek yaitu melalui kegiatan lokakarya yang melibatkan tingkat provinsi, kabupaten dan pusat.

Program CWSHP memiliki tujuan yaitu untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh air dan lingkungan serta meningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui perubahan perilaku hidup sehat  dan peningkatan akses terhadap sarana air minum dan penyehatan lingkungan secara berkelanjutan,melalui : Peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah; Penguatan masyarakat dalam peningkatan akses terhadap air minum dan penyehatan lingkungan dengan  pemberdayaan masyarakat; Penyediaan air bersih dan sarana PLP yang aman, cukup dan mudah dijangkau dan Perubahan perilaku hidup bersih dan sehat .

Adapun isi dari CD ini adalah materi materi bahan lokakarya, hasil diskusi dan rencana tindak lanjut dari lokakarya ini.


Pokja AMPL, WSP | 30 November 2011

Pelatihan Ketrampilan Fasilitasi Pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Bandung, 23-27 Mei 2010

Tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah memperoleh dan meningkatkan jumlah resources handal dalam pelaksanaan pembangunan AMPL di daerah

Salah satu sasaran RPJMN 2010-2014 bidang AMPL khususnya dalam hal air minum adalah tersedianya akses air minum bagi 70 persen penduduk pada akhir tahun 2014, dengan perincian akses air minum perpipaan 32 persen dan akses  air minum non-perpipaan terlindungi 38 persen.

Beberapa upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Nasional Reformasi Kebijakan AMPL: dibuatnya Kebijakan Nasional AMPL Berbasis Masyarakat dan Kebijakan Nasional AMPL Berbasis Lembaga; Memperbaiki Perencanaan (Good Planning)dengan cara advokasi, peningkatan kapasitas kelembagaan,penyusunan rencana strategis, rencana investasi, implementasi, monev dan optimasi bantuan teknis kepada daerah dari berbagai pihak: WASPOLA Facility, PPSP/USDEP, WASAP E, WES UNICEF; dan Meneruskan dan meningkatkan efisiensi proyek berjalan.

Selain materi materi presentasi, cd ini berisi pula contoh contoh media komunikasi dan permasalahan menuju aksi beserta foto foto kegiatan 


30 November 2011

Laporan Kegiatan P3SDP 2010

Salah satu solusi agar para stakeholders mampu melakukan identifikasi masalah dan analisis situasi termasuk di dalamnya adalah upaya melakukan pemicuan terhadap pilar-pilar STBM merupakan tujuan dari TOT STBM

STBM itu sendiri adalah rekayasa metodologi yang menginginkan keberhasilan maksimal dari sebuah kajian terhadap permasalahan kesehatan dan sanitasi serta kajian terhadap bentuk kebutuhan masyarakat. Semua kegiatannya diarahkan untuk mengidentifikasi dan menanggulangi persoalan kesehatan dan sanitasi di sebuah lingkungan masyarakat.

CD  ini berisi 6 buah laporan kegiatan P3SDP yaitu Laporan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) 2010; Laporan Lokakarya Manual Pengelolaan Sarana Air Minum dan Penyehatan Lingkungan;  TOT Metodologi  Dasar Fasilitasi Bagi Fasilitator Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM); Laporan  Penyelenggaraan Kegiatan Lokakarya Penyusunan Laporan Keuangan Anggaran Bendahara Umum Negara dan Penyusunan RKAKL; Laporan Training of Trainers (TOT) bagi Pokja AMPL Kabupaten Wonogiri Lokasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM); dan Training of Trainers (TOT) Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) untuk Pokja AMPL Kabupaten Sumedang