Newsletter STBM, edisi 8 Agustus 2013 "Jawa Barat Deklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat"


Pengarang:Redaksi Newsletter STBM
Penerbit:Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013
Halaman:4 hal ; 30 cm
No. Klasifikasi:363.720.5 Sek j
Kata Kunci:newsletter STBM, desa sehat, pelopor STBM di Kabupaten Ende
Lokasi:Perpustakaan Pokja AMPL No Telp.(021) 31904113
Kategori:Newsletter

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendeklarasikan Program Kampanye “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM” pada tanggal 5 September 2013. Deklarasi itu mengawali gerakan menciptakan  lingkungan yang sehat, menyediakan sarana pendukung perubahan perilaku yang higienis serta meningkatkan akses sanitasi bagi masyarakat.

Desa sehat adalah desa yang bersih, nyaman dan sehat untuk dihuni penduduk. Salah satu indikator desa sehat adalah tidak adanya lagi kotoran manusia yang dibuang ke lingkungan. Untuk mencapai kondisi desa sehat ini masyarakat harus mau mengubah kebiasaannya buang air besar sembarangan di sungai atau di kebun, diantaranya dengan memicu masyarakat yang biasa buang air besar sembarangan dengan rasa takut, berdosa, malu, jijik, dan aman. Pemicuan dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan di masyarakat yang sudah berjalan seperti majlis taklim, pertemuan PKK, selapan desa, dsb.

Marsellinus Wika atau biasa dipanggil “Om Selli” yang sehari-hari bekerja sebagai sanitarian di Puskesmas Paga Kec.Detusoko, Kabupaten Ende dan menjabat sebagai Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Cabang Ende adalah salah seorang pelopor STBM di Kabupaten Ende.  Ia melatih dan terlibat dalam pemicuan bersama para kader desa secara intensif sehingga Pulau Ende yang sempat dijuluki WC terpanjang di dunia ini akhirnya mencapai status stop buang air besar sembarangan dan menjadi pembelajaran dunia untuk pendekatan STBM di kepulauan.