Siaran Pers Kick Off Meeting Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2021


Siaran Pers

Kick Off Meeting Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2021

"Aksi Nyata Membangun Akses Air Minum dan Sanitasi Aman Untuk Semua"

Kelompok Kerja Pembangunan Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi (PPAS) Nasional yang berada di bawah koordinasi Direktorat Perumahan dan Permukiman, Kementerian PPN/Bappenas pada hari ini mengadakan Kick-Off Meeting Konferensi Air Minum dan Sanitasi (KSAN) 2021.

Pokja PPAS Nasional terbentuk sejak tahun 2003 dan saat ini beranggotakan 11 Kementerian/Lembaga di tingkat pusat yang terdiri dari, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Badan Pusat Statistik, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Kick off Meeting ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan Road to KSAN 2021 yang dilaksanakan sebelum hari pelaksanaan KSAN. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan kepada berbagai pihak mengenai rencana agenda pelaksanaan KSAN 2021

Kegiatan ini juga dilakukan sebagai upaya kolaborasi awal dengan para pihak potensial yang dapat mendukung pelaksanaan KSAN 2021. Dengan demikian keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terinformasikannya rencana kegiatan KSAN 2021, baik itu mengenai sosialisasi waktu, konsep, maupun tema kegiatan, serta menggalang kolaborasi berbagai pihak.

KSAN merupakan ajang rutin Pokja PPAS Nasional yang sudah berlangsung sejak tahun 2007. KSAN bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen seluruh pemangku kepentingan di sektor air minum dan sanitasi.

Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) pada Tujuan 6 yaitu “Mewujudkan akses air minum dan sanitasi aman dan berkelanjutan bagi semua pada tahun 2030 mendatang”, serta target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang mengamanatkan terwujudnya 100% akses air minum layak (termasuk 15% akses air minum aman), serta 30% akses air minum perpipaan. Selain itu, RPJMN 2020-2024 juga menargetkan tercapainya 90% akses sanitasi layak (termasuk 15% akses sanitasi aman), serta 0% Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka.

Berdasarkan data Susenas, BPS, 2020, saat ini Indonesia telah mencapai 90,2% akses air minum layak, termasuk 20,7% akses perpipaan. Sedangkan, berdasarkan data Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga/SKAM-RT, 2020 capaian akses air minum aman berada di angka 11,9%. Sementara itu, untuk akses sanitasi, data Susenas, BPS, 2020 menunjukkan bahwa capaian saat ini telah berada di angka 79,5% untuk akses sanitasi layak (termasuk 7,6% untuk sanitasi aman), dengan capaian BABS di tempat terbuka yaitu sebesar 6,2%.

Pada tahun 2021, KSAN akan mengangkat tema tentang Aksi Nyata Membangun Akses Air Minum dan Sanitasi Aman Untuk Semua. Melalui tema ini, komitmen dan aksi nyata dari seluruh pihak untuk mempercepat pembangunan air minum dan sanitasi aman akan kembali ditekankan dan diperkuat, dengan tujuan agar menularkan semangat dan bisa menjadi motivasi bagi semua pihak.

KSAN Libatkan Semua Aktor

Sebagai ajang advokasi dan komunikasi terbesar di sektor air minum dan sanitasi, dalam setiap pelaksanaannya KSAN selalu melibatkan semua aktor yang terlibat dalam pembangunan sektor air minum dan sanitasi, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, swasta, media, hingga masyarakat.

Dalam pelaksanaan KSAN 2021, sejumlah rangkaian acara edukatif, informatif, dan menarik akan dilakukan, tujuan utamanya ialah untuk menginformasikan kepada semua pihak akan pentingnya akses air minum dan sanitasi aman dalam kehidupan kita, terlebih di masa Pandemi Covid-19 ketersediaan sektor air minum dan sanitasi menjadi bagian penting sebagai upaya pencegahan penularan virus dan sebagai bagian upaya pemulihan ekonomi dan kesehatan pasca pandemi.

Serangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu, kampanye publik meliputi instagram live, podcast, video promosi, dan penyusunan konten-konten di media sosial. Kemudian ada juga kegiatan Road to KSAN yang meliputi webinar tematik, bedah buku, perlombaan foto dan video, diskusi dengan komunitas, media gathering, hingga penghargaan AMPL Award, di mana seluruh rangkaian Kampanye Publik dan Road To KSAN ini akan dilakukan selama bulan Juli-November 2021.

Sementara itu, kegiatan puncak KSAN sendiri rencananya akan dilaksanakan pada November 2021 dengan metode hibrid (offline dan online). Selain akan melibatkan para high level narasumber (presiden/wakil presiden, para menteri, para kepala daerah, perwakilan duta besar, para mitra pembangunan, dan pejabat pemerintahan lainnya), kegiatan KSAN 2021 juga akan menampilkan pembicara dan peserta dari para champion global dan nasional, tokoh publik, dan juga para influencer. 

Sebagai bentuk pelibatan aktif semua pihak, KSAN 2021 akan diisi juga dengan live report dari perwakilan daerah pada tiga zona waktu berbeda di Indonesia, di mana setiap daerah akan memberikan testimoni tentang kondisi sektor air minum dan sanitasi di wilayah mereka masing-masing.

KSAN 2021 direncanakan akan kembali melibatkan Presiden/Wakil Presiden RI dengan pembukaan akan dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas dan pemberian pidato kunci dari Menteri Keuangan dan juga High Level Chair Sanitation Water for All-SWA.

"Sejumlah rangkaian kegiatan menarik, mulai dari dialog pemenuhan akses air minum dan sanitasi aman, deklarasi komitmen pemenuhan akses, horizontal learning, hingga talkshow yang melibatkan influencer dan tokoh publik semuanya telah diagendakan dalam KSAN 2021," kata Tri Dewi Virgiyanti, Direktur Perumahan dan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas.

Menurut Virgi, sejalan dengan tema yang diusung, semua kegiatan ini akan menjadi bukti aksi nyata yang telah dilakukan banyak pihak dalam mendukung pencapaian target air minum dan sanitasi aman untuk semua. "Harapannya aksi yang telah dilakukan juga dapat lebih menginsipirasi banyak pihak untuk mendukung capaian target air minum dan sanitasi aman," pungkasnya.